5 Misteri dan Mitos Telaga Sarangan Yang Aneh

Telaga Sarangan merupakan telaga alami yang terletak di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Tingkat elevasi tanah di tempat ini mencapai 1200 mdpl, dilingkupi pepohonan rindang, sehingga membuat hawa di lingkungan sekitar sangat dingin dan segar. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 hektar, ditengahnya terdapat pulau kecil yang misterius yang melengkapi indahnya pemandangan telaga sarangan. Selain keindahannya, ternyata telaga sarangan memiliki banyak misteri dan mitos yang tidak diketahui banyak orang.

1 | Ular Naga Penunggu Sarangan

naga sarangan

Di dalam Telaga Sarangan dipercaya terdapat 2 ekor naga raksasa yang menyebabkan terjadinya telaga ini. Singkat cerita, konon dulunya terdapat pasangan suami istri petani bernama Kyai Jalilung dan Nyai Jailung. Saat sang suami kelaparan karna tidak kunjung dikirimi makanan oleh sang istri, dia mencari makanan lain dan akhirnya menemukan seonggok telur raksasa. Akhirnya telur itu dibakarnya dan dimakan, belum habis telurnya dia sudah kenyang dan telur masih sisa separuh. Tiba-tiba istrinya datang membawa makanan dan memakan sisa telur tersebut sampai habis. Tak lama kemudian tubuh mereka terasa panas, dan mereka langsung menceburkan diri kedalam pancuran terdekat. Lambat laun mereka berubah jadi naga raksasa yang menggeliat, pancuran yang kecil tadipun melebar dan menjadi telaga yang sekarang disebut Telaga Sarangan. Mitos ini diceritakan oleh Mbah Supar Sastrodiharjo, seorang sesepuh sarangan.

2 | Misteri Ritual Ngebleng

ritual sarangan

Di Sarangan terdapat ritual yang dilakukan setiap tahunnya untuk menghormati nyai dan kyai pasir penunggu telaga tersebut. Setiap jumat kliwon, pada bulan ruwah area sekitar sarangan selalu ramai oleh para tetua adat dan penduduk asli Sarangan yang menebarkan sesaji di dalam telaga. Ritual ini berguna untuk tolak bala dan penghormatan roh leluhur sekitar, biasannya mereka melarung segala sumber pertanian dan peternakan. Pada saat itu, aura mistis sangat kental dan sering kali banyak penampakan yang mengerikan.

3 | Misteri Lubang Aneh

lubang sarangan

Misteri ini berasal dari foto yang diunggah oleh seseorang bernama Mbah Bedjo Dipuro di website pulsk, disitu terlihat jelas penampakan lubang aneh yang menyedot air danau menuju ke dasar lubang. Belum diketahui pasti keaslian foto ini, namun foto ini terlihat sangat nyata dan asli. Mungkinkah ada retakan tanah di daerah tersebut ataukah ulah ular naga penunggu danau Sarangan? Semua ini masih misterius.


4 | Kabut misterius

kabut aneh

Pada saat-saat tertentu, kabut tebal menyelimuti sarangan bahkan menyentuh air dalam telaga itu. Sangat misterius dan mengerikan, banyak pengunjung yang takjub dan takut ketika fenomena ini terjadi. Ada yang menganggap itu adalah perwujudan dari penunggu sarangan yang sedang keluar dari sarangnya. Adapula yang menganggapnya fenomena alam yang biasa, mengingat ketinggian dataran yang berada di dataran tinggi, dimana awan sangat mudah menerjang.

5 | Kandasnya Hubungan Kekasih

pacaran

Bila 2 sejoli yang sedang bercinta di dekat telaga sarangan, maka mereka akan terkena radiasi gaib dari tempat tersebut, yakni berupa kutukan akan kandasnya hubungan kekasih, terutama bagi mereka yang belum menikah atau sedang berpacaran. Mitos ini sudah lama dipercaya masyarakat dan sudah menjadi buah bibir dikalangan kaum muda-mudi jaman dulu hingga sekarang. Terbukti dari kesaksian beberapa kekasih yang dulunya bercinta di tempat ini, keesokan harinya atau dalam waktu dekat hubungan mereka langsung putus ditengah jalan. Namun ada beberapa yang sampai menikah, namun akhirnya tidak bisa menjaga keharmonisan rumah tangga dan melakukan perceraian atau kawin siri dengan status yang tidak jelas. Untuk itu bagi siapapun yang mempunyai pacar atau pasangan, tidak disarankan untuk mengunjungi tempat ini. Jadi tempat ini hanya diperuntukkan oleh para jomblowan dan jomblowati yang sedang mencari jodoh. Sedangkan suami-istri lebih aman berwisata di tempat ini.

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »
0 Komentar