16 Fakta Menarik Tentang Jangkrik yang Harus Kamu Tahu

jangkrik

Jangkrik adalah serangga yang sering di temukan di sekitar kita, mereka biasanya mudah ditemui di daerah-daerah kotor dan gelap. Pada malam hari suara mereka menghiasi keheningan dengan suara krik-krik yang khas. Jika hidup di daerah desa yang masih asri dan alami, sudah pasti setiap malam mendengar suara jangkrik, malam tanpa jangkrik bagaikan sayur tanpa garam. Jangkrik seringkali juga digunakan untuk menimpali seseorang dengan jawaban kasar pengganti kata sial, biasanya dilakukan oleh orang Jawa. Jika kamu penasaran dan ingin mengenal lebih jauh tentang jangkrik ini, yuk marilah kita simak fakta-fakta menarik dibalik hewan Jangkrik.

1 | Jangkrik adalah hewan omnivora, yang berarti memakan tumbuhan (buah-buahan, dedaunan, bunga) dan daging seperti telur, larva, pupa, dan kutu daun.

2 | Jangkrik berasal dari famili Gryllidae, yang berarti berkerabat dekat dengan Belalang.

3 | Terdapat lebih 900 spesies Jangkrik yang telah ditemukan, sebagian besar menghuni daerah tropis dan sub-tropis.

4 | Seperti Famili Gryllidae lainnya, jangkrik memiliki tubuh berbentuk silinder, kepala bulat, dan antena panjang. Di belakang kepala adalah pronotum yang kuat dan halus.

5 | Habitat jangkrik sangat banyak, diantaranya di gua yang gelap, lubang dan celah ditanah, diatas pohon, di permukaan air pantai.

6 | Jangkrik memiliki mata majemuk dan penglihatan yang bagus yang memungkinkan mereka untuk melihat ke arah yang berbeda pada waktu bersamaan.

7 | Nama Jangkrik berasal dari suara krik-kriknya yang nyaring dan awalan "jang".

8 | Kebanyakan jangkrik jantan membuat suara kicau keras dengan cara stridulasi yakni mengikis dua anggota badan bertekstur khusus bersama-sama. Organ stridulasi terletak di tegmen atau bagian sayap depan yang tekstur kasar. Urat besar menjalar di sepanjang pusat setiap tegmen, dengan gerigi mirip sisir, dan di tepi belakang tegmen adalah pengikis.

9 | Suara krik-krik jangkrik yang nyaring hanya dikeluarkan oleh pejantan, untuk menarik betina dan mengusir pejantan di wilayahnya.

10 | Jangkrik memiliki telinga yang sangat sensitif yang terletak tepat di bawah lutut kaki depan mereka. Hanya sekitar satu milimeter atau lebih, membuatnya menjadi salah satu hewan bertelinga terkecil di dunia.

11 | Jangkrik menggunakan antena mereka untuk mencari makan dan mendeteksi bahaya, mereka juga bisa melipatnya saat masuk lubang.

12 | Beberapa spesies jangkrik seperti Gryllus assimilis dapat terbang dan mendarat dengan sempurna, jangkrik lain hanya terbang sebentar dan agak canggung.

13 | Sejak dahulu jangkrik telah dipelihara manusia, untuk pakan burung atau di jual, masyarakat Asia juga menjadikan hewan ini sebagai hewan pembawa keberuntungan.

14 | Di Jawa jangkrik jenis kalung jantan berwarna hitam di adu sebagai permainan tradisional untuk anak-anak dan dewasa, biasanya dilakukan pada musim gadon, saat sawah ditanami palwija.

15 | Jangkrik terpisah dari katydid dan belalang pada periode Trias sekitar 250-200 juta tahun yang lalu. Mereka terus berpisah melalui periode Triassic dan Jurassic antara 200–145 juta tahun yang lalu.

16 | Sia Ferox adalah spesies jangkrik terbesar yang hidup di Indonesia. Memiliki panjang sekitar 6,5-8 cm dan berwarna coklat.

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »
0 Komentar