7 Fenomena Gempa Bumi Terbesar di Dunia

Dibalik keindahannya, Bumi menyimpan malapetaka yang siap menghancurkan segalanya. Malapetaka itu berasal dari fenomena alami Bumi yang mengusik ketenangan semua makhluk "mikro" yang menempel di permukaannya. Baik itu bencana yang datang dari udara, laut, maupun darat semua elemen ini dapat menyebabkan bencana. Namun, salah satu bencana paling mematikan dan ditakuti seluruh negara adalah gempa bumi.

Gempa bumi merupakan fenomena getaran kerak Bumi yang diakibatkan oleh aktifitas pergeseran lempeng Bumi. Setiap kali lempeng bergeser dan saling bertemu dengan lempeng lain maka akan setiap pergeseran akan menimbulkan getaran atau gempa. Gempa yang terjadi sangat bervariasi yang kadangkala dapat merusak infrastruktruktur dan memakan korban diatasnya.

Gempa sebenarnya terus terjadi setiap jam, tapi mungkin kita tidak dapat merasakannya karena kecilnya getaran atau pusat gempa yang jauh berada di belahan Bumi lain. Kita tidak dapat memprediksi dimana gempa selanjutnya akan terjadi, yang bisa kita lakukan hanyalah mencatat lokasi dan kekuatan gempa yang telah terjadi. Berikut 20 fenomena gempa Bumi dengan magnitude terbesar yang pernah tercatat berdasarkan data USGS.


1 | Gempa Valdivia

gempa valdivia

Gempa Valdivia atau disebut juga Great Chilean earthquake, adalah gempa dahsyat yang terjadi di Bio-Bio, Chile pada 22 Mei 1960 pukul 02.00 WIB. Gempa yang terjadi selama 10 menit itu memiliki kekuatan 9.4 - 9.6 Skala Richter. Dengan kombinasi kekuatan dan durasi yang lama gempa ini telah meluluh lantakan seluruh negara Chile terutama di kota Valdivia. Selain itu, gempa ini menghasilkan tsunami setinggi 25 meter yang menyapu Chile. Geombang tsunami juga menyebar melalui samudra pasifik sampai ke Hawaii, Jepang, the Filipina, timur Selandia Baru, selatan Australia dan the pulau Aleutian. Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai 88 triliun rupiah dan memakan 6000 korban jiwa.

2 | Gempa Alaska 1964

gempa alaska

Gempa ini disebut juga gempa Jumat Agung, karena terjadi tepat saat umat nasrani merayakan Jumat Agung. Pada tanggal 27 Maret 1964, gempa terjadi dengan kekuatan 9.2 Skala Richter selama 4 menit 38 detik. Pusat gempa berada di kedalaman 25 kilometer sebelah selatan Alaska. Gempa ini menghasilkan retakan tanah, longsor dan tanah amblas sehingga banyak infrastruktur diatasnya yang rusak berat. Bahkan permukaan tanah dekat Kodiak berubah ketinggian menjadi 9.1 meter dan tenggara Anchorage tanah menurun hingga 2 m. Tsunami setinggi 8.2 m menghancurkan desa Chenega, menewaskan 23 dari 68 orang yang tinggal di sana. orang yang selamat keluar-berlari, naik ke tanah tinggi. Tsunami juga menyebabkan kerusakan di Hawaii and Jepang. Total kerugian akibat bencana ini mencapai 311 Juta Dolar dan korban tewas sekitar 139 jiwa.

3 | Gempa Sumatera 2004

gempa sumatera

Gempa 26 Desember 2004 di Aceh menduduki peringkat ke-3 gempa magnitude terdahsyat di dunia. Tapi bencana gempa inilah yang banyak memakan korban jiwa dibandingkan gempa yang lain. Sekitar 280.000 lebih orang meninggal dan yang lainnya hilang. Subduksi antara lempeng Indian dan Burma menyebabkan gempa berkekuatan 9.1 SR selama 10 menit dan menghasilkan tsunami setinggi 30 meter. Tsunami menghantam pesisir selatan Sumatera yang merupakan lokasi paling parah, serta Sri Lanka, India, dan Thailand yang juga terkena dampak parah akibat tsunami tersebut. Tsunami juga menjalar sampai wilayah pesisir Afrika 16 jam setelah gempa. Kedahsyatan gempa Aceh menyebabkan planet Bumi bergetar 1cm dan memicu gempa di Alaska.

4 | Gempa Tohoku

gempa jepang

Gempa Tohoku terjadi di lepas pantai timur Tohoku, Jepang pada tanggal 11 Maret 2011 pukul 12.46 WIB. Gempa diketahui berpusat pada kedalaman 244 kilometer berkekuatan 9.1 SR mengakibatkan tsunami setinggi 10 meter. Tsunami meluber memasuki daratan dan menyeret mobil, rumah, dan kapal yang sedang bersandar. Dampak tsunami tidak hanya terjadi di Jepang, namun negara lain seperti Taiwan, Hawai, Filipina, Indonesia dan AS juga terkena dampaknya walau tidak separah Jepang. Dampak lain yang cukup berbahaya adalah Reaktor Nuklir Fukushima yang sempat mengalami kebocoran, sehingga penduduk radius 3 km harus dievakuasi supaya tidak terkena radiasi nuklir. Japanese National Police Agency telah mengkonfirmasi korban tewas sebanyak 15.269, 5.363 luka-luka dan 8.526 hilang.

5 | Gempa Kamchatka

gempa rusia

Gempa Kamchatka berisi rentetan gempa yang terjadi 3 kali pada tahun 1737, 1923 dan 1952. Tapi yang paling besar terjadi 4 November tahun 1952. Pusat gempa berlokasi di sebelah timur Rusia atau di dekat  Semenanjung Kamchatka. Gempa ini diakibatkan oleh subduksi lempeng Pasifik dibawah Lempeng Okhotsk di palung laut Kuril-Kamchatka, di kedalaman 7000-7500 meter. Gempa Megathrust ini menghasilkan goncangan 9.0 SR dan tsunami yang menyapu bersih kepulauan Kuril dan semenanjung Kamchatka. Tsunami juga meninggalkan kerugian yang berarti di Hawai dan Jepang, radius gelombang sangat jauh hingga mencapai Alaska, Cile, dan Selandia Baru.

6 | Gempa Maule

gempa chile

Gempa Chile 2010 terjadi di lepas pantai Cile tengah pada hari Sabtu, 27 Februari pukul 03:34 waktu setempat. Gempa ini memiliki magnitude hingga 8,8 Skala Richter, dengan getaran yang hebat. Selama 3 menit goncangan terasa kuat dari Valparaíso di utara sampai Araucanía di selatan. Menurut badan US Geological Survey (USGS), kota-kota mengalami goncangan terkuat adalah Concepción, Arauco dan Coronel. Gempa tersebut memicu tsunami yang menghancurkan beberapa kota pesisir di Cile selatan-tengah dan merusak pelabuhan di Talcahuano. Peringatan tsunami dikeluarkan di 53 negara dan gelombang tersebut menyebabkan kerusakan kecil di daerah San Diego di California dan di wilayah Tōhoku di Jepang, di mana kerusakan pada bisnis perikanan diperkirakan mencapai ¥ 6,26 miliar.

7 | Gempa Ekuador-Kolombia

gempa ekuador kolombia

Gempa Ekuador Kolombia terjadi pada 31 Januari 1906 pukul 22.36 WIB, tepatnya di lepas pantai Ekuador dekat Esmeraldas. Gempa memiliki magnitudde 8.8 SR dan memicu tsunami hebat yang memakan lebih dari 500 korban jiwa di Kolombia. Gempa tersebut terjadi di sepanjang batas antara Pelat Malpelo, yang sebelumnya dianggap sebagai bagian timur laut Lempeng Nazca, dan Lempeng Andes Utara. Gempa bumi kemungkinan besar merupakan akibat dari penyimpangan, yang disebabkan oleh subduksi Lempeng Coiba, Malpelo dan Nazca di bawah Lempeng Andes Utara dan Lempeng Amerika Selatan. Tsunami setinggi 5m terjadi di Tumaco, Kolombia dan di Hilo, Hawaii setinggi 1,8m. Tsunami juga sampai di Kosta Rika, Panama, Meksiko, California dan Jepang.

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »
1 Komentar
avatar

astagfirullah, gempa-gempa yang sangat menakutkan sekali..

Balas