8 Fenomena Listrik Paling Aneh di Bumi

Listrik merupakan energi vital yang digunakan pada jaman modern sekarang ini. Semua peralatan yang kita gunakan menggunakan energi listrik. Tanpa listrik kita akan kembali ke jaman batu dimana listrik belum dimanfaatkan. Sebenarnya alam telah meyediakan energi listrik melimpah, Bumi bagaikan dinamo raksasa yang menghasilkan listrik alami, umumnya listrik dilihat berupa kilatan cahaya petir. Tapi dibawah ini ada beberapa fenomena listrik yang aneh dan mungkin belum pernah kamu ketahui sebelumnya.

1 | Bola Petir

bola petir

Fenomena bola petir diperkirakan sudah dikenal sejak dulu seperti legenda makhluk Anchimayen di Argentina atau Banaspati di Indonesia. Makhluk tersebut berbentuk seperti bola api yang bersinar terang, melayang - layang di udara. Hingga tahun 1960 banyak laporan mengenai fenomena ini. Mereka menggambarkannya seperti bola terang yang melayang - layang di langit terutama saat terjadi hujan gemuruh. Ada juga yang sampai masuk rumah lewat lubang jendela, memantul - mantul hingga akhirnya meledak dan merusak alat elektronik disekitarnya. Ledakannya juga meninggalkan bau belerang yang menyengat. Sebenarnya, Ilmuwan telah berhasil membuat bola petir buatan di laboratorium namun bagaimana proses alami terjadinya masih menjadi misteri. Ada teori yang mengatakan bahwa mungkin mineral silikat menguap ketika petir menyambar tanah, lalu bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan bola cahaya.

2 | Sprites

sprite

Sprite atau cahaya bidadari adalah fenomena pelepasan listrik besar-besaran diatas awan Kumulonimbus pada ketinggian 50–90 km. Cahaya ini berupa kilatan seperti petir berwarna oranye kemerahan dengan bentuk bervariasi. Fenomena ini dipicu oleh pelepasan listrik positif dari petir dibawah awan. Banyak orang menyalahartikannya sebagai petir diatas awan, padahal sprite sendiri berupa plasma dingin seperti tabung yang berpijar. Karena sprite terjadi di atas troposfer, sebagian besar tidak membahayakan. Namun pesawat atau peralatan navigasi yang mendekatinya bisa mengalami gangguan.

3 | Petir Catatumbo

catatumbo

Sekilas fenomena ini seperti petir pada biasanya tapi yang tidak biasa pada fenomena ini adalah petir yang menyambar terus-menerus tanpa henti. Sambaran petir ini hanya terjadi di satu petak kecil di planet Bumi, tepatnya di muara sungai Catatumbo Venezuela. Disana fenomena ini disebut Rel├ímpago del Catatumbo atau petir abadi. Intensitas kilatan petir ini mencapai 3600 kali perjamnya atau sekitar 1 petir per detik. Daerah sekitar rawa yang mengandung metana dikombinasikan dengan angin yang berhembus dari Gunung Andes menciptakan sambaran petir yang tak henti-hentinya. Karena keunikannya daerah ini masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

4 | Petir Erupsi

Petir Erupsi

Fenomena ini disebut juga Badai Petir Kotor, karena terjadi bersamaan dengan debu vulkanik saat gunung meletus. Bunyi gemuruh dan cahaya merah dan kilatan petir menambah kengerian letusan gunung Berapi. Belum ada yang tahu pasti bagaimana fenomena ini terjadi. Menurut prakiraan ilmuwan, gesekan antar partikel debu, es dan bebatuan memicu loncatan listrik statis raksasa, sehingga menghasilkan kilatan petir. Fenomena ini juga pernah terjadi saat gunung Kelud meletus tahun 2014 silam.

5 | Api Santo Elmo

api santo elmo

Api Santo Elmo adalah fenomena berupa munculnya cahaya plasma pada objek yang letaknya tinggi. Pertama kali ditemukan oleh St. Elmo ketika kapalnya terombang ambing oleh badai besar terlihat pancaran cahaya seperti api di ujung-ujung tiang-tiang kapalnya. Lalu Nama St. Elmo digunakan untuk menamai fenomena ini. Cahaya ini terkadang berpindah - pindah tempat dan terjadi secara misterius. Walau begitu ada penjelasan logis dibalik fenomena ini yaitu plasma muncul karena proses ionisasi gas yang disebabkan oleh perbedaan tegangan listrik antara laut dan udara di atmosfer. Selain kapal fenomena ini juga sering terjadi pada sayap pesawat dan menara tingggi terutama saat hujan badai.

6 | Whistler

suara

Whistler atau penyiul adalah bunyi yang dihasilkan oleh petir di bagian atas atmosfer. Bunyi yang dihasilkan memiliki frekuensi yang tinggi, mirip bunyi siulan burung dipagi hari. Sebenarnya suara ini adalah Gelombang Elektromagnetik yang dihasilkan dari sambaran petir. Ketika melewati atmosfer pada level Ionosfer di ketinggian 50 km gelombang berfrekuensi tinggi akan menyebar lebih cepat dibanding frekuensi rendah karena dipengaruhi oleh kandungan ion di atmosfer. Sehingga bunyi yang dihasilkan berupa siulan dari nada tinggi ke rendah. Rentang frekuensi yang dihasilkan antara 300 sampai 30,000 hertz. Siulan ini dapat ditangkap oleh amplifire sensitif dan banyak diburu oleh komposer musik, seperti pada instrumen lagu Cluster One karya Pink Floyd.

7 | Proton Arc

Proton Arch

Aurora umumnya berwujud pillar dan berlekuk - lekuk seperti ular. Tapi ternyata ada wujud lain dari aurora yang berbentuk kurva bercahaya memanjang di langit. Mereka menyebutnya Proton Arc. Sama seperti Aurora, Proton arc juga disebabkan oleh hantaman partikel matahari pada medan magnet Bumi. Bedanya pada Proton Arc lebih banyak melepaskan proton dari pada elektron. Saat bereaksi dengan oksigen dan nitrogen partikel berubah menjadi plasma yang ramping dan bercahaya putih kejinggaan. Fenomena ini hanya terjadi pada daerah kutub dimana aurora sering muncul saat badai matahari terjadi.

8 | Efek Biefeld Brown

biefeld brown

Efek Biefeld Brown merupakan suatu efek dimana listrik mempengaruhi gravitasi.  Pertama kali ditemukan oleh Thomas Townsend Brown dan Paul Alfred Biefeld pada tahun 1921. Efek ini juga disebut elektrogravitics, ketika elektroda yang besar dan kecil dialiri listrik tegangan tinggi menghasilkan gaya dorong di udara. Efek ini diduga sebagai mekanisme mesin anti gravitasi pada pesawat UFO. Namun demikian setelah dilakukan studi oleh NASA di ruang vakum efek ini tidak bekerja. Efek Biefeld Brown ternyata hanyalah efek dari gaya dorong angin ion yang mentransfer momentumnya ke partikel netral di sekitarnya.

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »
0 Komentar