8 Misteri dan Mitos Candi Borobudur

Siapa yang tak kenal candi yang satu ini, salah satu bangunan yang diakui UNESCO sebagai kejaiban dunia. Pasti semua yang datang ke Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini akan takjub melihat kemegahan arsitektur kuno yang berumur ratusan tahun ini. Candi yang menjulang tinggi dengan stupa dan relief yang terpampang di setiap sisi candi ini merupakan peninggalan penganut kepercayaan Buddha pada masa dinasti Syailendra (760 - 830 M). Candi ini sangat unik dan beda dari model situs candi Buddha lainnya di dunia mungkin hanya inilah satu-satunya di dunia. Dibalik keindahannya ternyata Candi Borobudur menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Berikut ini kita simak beberapa misteri yang menyelimuti Candi Borobudur.

1 | Pembangunan Candi Borobudur

Borobudur

Yang masih menjadi misteri terbesar Borobudur hingga saat ini adalah proses pembangunan Borobudur itu sendiri. Bayangkan saja bagaimana cara orang jaman dulu yang notabene belum ada peralatan canggih bisa membuat mahakarya arsitektur tinggi hanya dari fragmen bebatuan bahkan tanpa pondasi tanam. Menurut para ahli arkeologi dulunya Borobudur hanya memiliki 1 stupa raksasa di antara 5 pagar langkan, namun karena massa stupa yang sangat besar otomatis memberikan tekanan besar dibawah yang bisa membuat tubuh candi runtuh maka dari itu diganti dengan 1 stupa di tengah dan 3 tingkat stupa disekelilingnya. Proses pembangunan Borobudur diperkirakan 75 - 100 tahun lamanya.

2 | UFO dalam Relief Borobudur

ufo borobudur

Tak hanya di Kuil Abydos mesir yang memiliki relief menyerupai UFO, Borobudur pun memiliki relief misterius yang berkaitan dengan kendaraan makhluk luar angkasa. Entah atas dasar apa mereka mengukir bentuk piringan yang melayang mungkin ada maksud dan tujuan tertententu atau mereka mencoba menceritakan pengalaman kotak dengan Alien. Walaupun begitu, banyak yang menyanggah klam ini dan menganggapnya klaim tanpa mempelajari simbol-simbol budha jaman dulu. Jika diteliti lebih lanjut objek tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan 7 permata raja (chakravartin) dalam ilmu kosmologi Buddha. Seperti kuda (Aśvaratna), Cakraratna (roda emas), gajah (hastiratna) dan Maṇiratna (permata harapan).
Baca juga 6 Fakta yang Mendukung Keberadaan Alien

3 | Kunto Bimo

Kunto Bimo

Bagi yang pernah berkunjung ke Borobudur. Pasti kamu pernah melihat para wisatawan sedang asyik merogoh stupa melalui lubang-lubang di setiap dinding stupa atau mungkin kamu sendiri pernah melakukannya. Itulah yang disebut Kunto Bimo, salah satu mitos masyarakat sekitar Candi Borobudur. Barangsiapa yang dapat menyentuh arca dalam stupa maka segala keinginannya akan terkabul atau akan mendapatkan keberuntungan. Kunto Bimo sendiri adalah patung Buddha dalam posisi Dharmachakra yang berada didalam stupa dengan penutup belah ketupat berada pada tingkat dasar dari 3 undak-undak stupa. Para pria disarankan untuk menyentuh jari kelingking atau jari manis patung sedangkan wanita bagian jari kaki. Tentu sangat sulit bahkan tidak mungkin meraih bagian tersebut hanya mengandalkan tangan.

4 | Danau Purba

danau borobudur

Seperti dilansir dari laman Tempo, Seorang mahasiswa doktoral Departemen Geografi Universitas Gadjah Mada bernama Helmi Murwanto berhasil meneliti dugaan danau purba disekitar Candi Borobudur. Menurutnya daratan ini dulunya adalah sebuah danau purba berumur 10.000 tahun terbentuk pada Zaman Pleistosen Akhir. Hilangnya danau ini disebabkan oleh pendangkalan dan aktifitas manusia. Dimana sebelum adanya peradaban di daerah itu danau masih tergenang luas hingga 8km dari Sungai Pacet di kaki Bukit Tidar, Mertoyudan hingga mencapai kaki gunung Menoreh. Prakiraan itu didapatkan dari analisa penyebaran endapan lempung hitam yang berasal dari material vulkanik dan bebatuan. Selain itu citra satelit juga menunjukkan aliran sungai yang bermuara pada danau tersebut. Memang sangat masuk akal jika daerah tersebut dulunya adalah sungai karena konsep Candi Borobudur sendiri mirip bunga teratai.

5 | Singa Urung

singa urung

Singa Urung merupakan bahasa Jawa yang berarti harimau gagal. Singa Urung berbentuk arca hewan harimau yang berada di sebelah kiri dan kanan tangga masuk candi. Mitos yang berkembang dimasyarakat ialah bahwa siapapun yang melewati atau menyentuh arca tersebut maka akan urung atau gagal sesuai dengan namanya. Sedangkan untuk pasangan kekasih dihimbau untuk menjauhi arca ini karna dapat berakibat fatal yang berakhir pada gagalnya hubungan mereka bisa putus, atau gagal menikah. (So, bagi kamu yang punya kekasih hati-hati ya kalau sedang berwisata di borobudur harus waspada dengan patung yang satu ini hehehe).

6 | Arsitek Borobudur

pegunungan menoreh

Meski belum ada jawaban pasti mengenai siapakah arsitek Borobudur. Menurut legenda turun-temurun yang dianut masyarakat, arsitek Borobudur adalah Gunadharma. Beliau merupakan tokoh intelektual masa lalu yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Sangat masuk akal karena Candi Borobudur sendiri tidak mungkin dibangun asal-asalan tanpa perhitungan yang cerdas dan teliti. Lebih mengejutkan lagi, Gunadharma konon menjelma menjadi gunung yang terletak di dekat Candi Borobudur yaitu pegunungan Menoreh. Jika dilihat dari kejauhan maka akan terlihat seperti tubuh manusia yang sedang berbaring itulah yang dipercaya penduduk sekitar sebagai Gunadharma. Sedangkan para pemburu UFO mengganggapnya sebagai rancangan makhluk luar angkasa alias Alien.

7 | Relief Tersembunyi

Relief Karmawibhangga

Dibalik kemegahan relief yang menghiasi setiap dinding langkan candi ternyata menyimpan panel relief lain yang tersembunyi tertutup oleh teras atau kaki candi. Relief itu disebut Karmawibhangga, pertamakali ditemukan oleh arkeolog JW Yzerman 1885. Lalu pada tahun 1891, Seorang fotografer Belanda bernama Kasiyan Chepas membongkar bagian yang menutup relief tersebut dan memotretnya satu persatu setelah itu di tutup lagi seperti semula. Setelah diteliti relief-relief tersebut sebagian besar mengilustrasikan adegan vulgar dan kejahatan. Karmawibhangga menggambarkan hukum sebab-akibat atau level paling bawah dari ajaran Budha yang sarat akan keduniawian seperti membunuh, bergunjing, berkata kotor, berzinah, pemerkosaan, bahkan adegan seks juga ada disini. Entah dengan alasan apa relief ini disembunyikan, mungkin karena relief ini tidak pantas dipertontonkan atau mungkin terpaksa ditutup untuk menguatkan pondasi bawah candi.

8 | Jam Raksasa

penampang borobudur
Selain berfungsi sebagai tempat beribadah agama buddha, Candi Borobudur diduga memiliki fungsi lain yang berhubungan dengan Astronomi. Didukung dengan adanya ukiran relief yang menggambarkan Bulan, Bintang dan Matahari. Candi ini mungkin adalah alat perekam gerakan langit. Selain itu bentuk simetris pada bangunan yang memiliki sisi sejajar dari arah gerakan matahari dari timur ke barat mengisyaratkan bahwa Candi Borobudur kemungkinan adalah suatu jam Matahari raksasa. Suatu jam alam yang mengandalkan sinar matahari. Stupa utama ditengah berfungsi sebagai jarum jam dan stupa kecil di sekelilingnya sebagai penanda. Sinar matahari menghasilkan bayangan untuk stupa besar dan akan melewati stupa-stupa dibawahnya namun masih belum diketahui pasti cara membaca waktu pada jam tersebut. Jika benar, ini menjadi bukti peradaban masa lampau Indonesia yang sudah memanfaatkan astronomi untuk kegiatan sehari-hari.

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »