Fenomena Api Misterius di Caronia


Selama sepuluh tahun penduduk di salah satu desa di kota Caronia, pulau Sisilia di Italia, dihantui oleh ratusan api misterius yang muncul begitu saja. Kasur, mobil, peralatan elektronik seperti telepon genggam pun juga terbakar meskipun sedang dimatikan. Fenomena aneh ini mengundang perhatian para ahli geologi, fisika dan peneliti gunung berapi selama bertahun-tahun tapi hingga sekarang tak ada yang dapat memberikan penjelasan ilmiah yang pasti. Penduduk lokal mempercayai penyebabnya adalah makhluk supernatural, seperti alien atau kekuatan setan. Dengan tidak adanya alasan yang logis, mereka menganggapnya sebagai suatu kebenaran.

Januari 2004. Ada yang tak biasa di desa Canneto. Televisi, penanak nasi, dan penghisap debu tiba-tiba terbakar tanpa sebab yang jelas. Hadiah pernikahan juga dilalap api. Benda lain seperti pipa air hingga kursi bekas juga terbakar. Mobil bergerak sendiri atau tiba-tiba kuncinya terbuka. Ponsel berbunyi padahal tidak ada panggilan. Baterai elektronik tiba-tiba habis. Setidaknya ada satu orang yang lapor, entah seorang polisi atau ilmuwan, kalau ia tidak melihat kabel yang sedang tercolok ke sumber listrik, benda itu langsung terbakar begitu saja. Kebanyakan kasus tersebut terjadi di dekat jalur kereta api.

Pemandangan Kota Caronia

Kasus demi kasus terus terjadi di desa kecil yang jumlah penduduknya kini sekitar 180 jiwa. Berbagai upaya dilakukan untuk menghentikan kebakaran aneh yang menghantui penduduk tersebut. Lembaga yang bertanggungjawab atas listrik di Italia telah memutus aliran listrik di kota Caronia. Namun kebakaran tanpa sebab itu terus berlanjut meski tak ada listrik. Dua puluh hari setelahnya, sekitar selusin lampu jalan yang baru dipasang, rusak terbakar.

Pemerintah menolak penjelasan bahwa ada orang yang sengaja membakar barang-barang tersebut. Reaksi penduduk pun beragam. Ada yang menganggap kebakaran tersebut berkaitan dengan rel kereta atau sebab manusiawi lain. Namun ada pula yang menyebutnya sebagai perbuatan setan. Seorang exorcist bernama Gabriele Amorth menduga kalau penyebabnya bersifat supernatural, sementara walikota Caronia lebih percaya ada sebab alami yang bisa menjelaskan. Ada pula yang menganggap kebakaran itu ditimbulkan oleh aktivitas gunung berapi.

Pemerintah tampaknya percaya fenomena ini melibatkan listrik. Banyak ahli yang pergi ke Caronia untuk meneliti. Pada Maret 2004, penduduk desa Canneto dievakuasi. Mereka mengungsi ke hotel atau tinggal di rumah kerabat atau teman untuk sementara waktu. Hingga saat penelitian tak membuahkan hasil, mereka mendesak untuk diperbolehkan pulang ke rumah atau diberi kompensasi.

Fenomena ini sempat berhenti, namun kembali bermula pada April 2004, dan berhenti pada bulan Agustus. Penyebabnya tidak diketahui, namun perbaikan terhadap sarana kelistrikan telah dilakukan. Setelah penelitian berbulan-bulan yang tidak menghasilkan kesimpulan yang memadai, penduduk diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing.

Pada Oktober 2004, pemerintah lokal Sisilia meminta pemerintah di Roma untuk menyatakan keadaan darurat setelah kebakaran terjadi selama sembilan bulan. Bila permintaan ini dikabulkan, pemerintah akan menggelontorkan dana darurat yang awalnya dicanangkan untuk menganggulangi bencana nasional seperti gempa bumi atau banjir besar.

Hakim Enza Napoli bersama seorang ahli mekanik bernama Franco Valenti disewa oleh 42 penduduk desa untuk meneliti kasus tersebut. Polisi pada waktu itu menolak penjelasan bahwa ada orang yang sengaja membakar atau penjelasan bahwa kebakaran itu cuma kabar burung. Mereka melihat langsung kabel-kabel listrik terbakar dengan sendirinya.

Polisi menduga kebakaran itu berkaitan dengan kabel bawah tanah yang ditanam dekat rel. Kabel itu diduga menyebabkan tumpukan energi listrik. Namun pejabat jawatan kereta api mengatakan bahwa rel tersebut telah dipasang sesuai dengan standar keamanan yang berlaku di seluruh negara.

Tullio Martella mengatakan, “Penyebab kebakaran ini tampaknya listrik statis. Yang tidak kami mengerti, kenapa ada listrik statis di sana?” Laporannya kemudian berlanjut dan menduga ada sumber elektromagnetik yang berkekuatan antara 12 hingga 15 gigawatt. Sumber itu bukan buatan manuusia. Laporan ini dibuat pada tahun 2007.
Kebakaran ini juga memicu penelusuran lebih lanjut oleh para ilmuwan dari lembaga riset nasional Italia (CNR) dengan dukungan ahli fisika dari NASA.

 Kebakaran aneh ini terulang pada musim panas tahun 2014. Setahun kemudian, polisi menangkap Giuseppe Pezzino dengan tuduhan pembakaran, konspirasi untuk menipu, dan membunyikan alarm palsu.

Namun sebagaimana dilansir oleh ANSA, walikota Calogero Beringheli tidak percaya kebakaran itu disebabkan manusia. “Saya sendiri, bersama polisi dan jurnalis nasional, telah melihat benda terbakar dengan sendirinya.”

Andaipun kebakaran tahun 2014 disebabkan oleh Pezzino, tetap banyak kesaksian yang menunjukkan kebakaran tahun 2004 terjadi dengan sendirinya.

Baca juga Fenomena Manusia Terbakar Sendiri Tanpa Sebab

Recomendation

loading...
Previous
Next Post »
0 Komentar